Gubernur Jateng Layani Keluhan Orangtua Soal PPDB Online

Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memantau langsung PPDB SMA dan SMK Negeri di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Jawa Tengah. Ia pun langsung melayani keluhan-keluhan dari para orangtua siswa.

Salah satu keluhan datang dari Harina, warga Krobokan, Semarang. Dua putranya terpantau sudah terdepak dari sekolah-sekolah pilihannya. Ia pun penasaran dan mempertanyakan sistem pendaftaran saat ini langsung ke Posko PPDB di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah.

“Anak dua masuk SMA semua, nilai beda. Cek jam 09.00 tidak diterima di mana-mana. Saya penasaran ini sistemnya bagaimana, final apa masih bisa fluktuasi,” kata Harina, Kamis (1/7/2019) sore.

Saat sedang berkonsultasi, Ganjar masuk ruangan dan ikut menjelaskan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jateng, Jumeri. Setelah berdialog kemudian Harina dibantu untuk login akun putra pertamanya dan ternyata memang tidak bisa di sekolah yang dipilih akibat jarak untuk zonasi terlalu jauh dan nilai Nem untuk jalur prestasi tidak mencukupi.

Sedangkan anak keduanya memiliki Nem 29 ingin masuk ke SMA N 6 Semarang namun sudab tersingkir. Petugas PPDB kemudian menyarankan memilih sekolah lain. Ternyata bisa diusahakan dengan memilih SMA N 7 atau lewat jalur prestasi luar zona SMA N 17 Semarang.

Sebenarnya peluang-peluang tersebut bisa dipantau melalui website pendaftaran PPDB online dan sudah disosialisasikan oleh dinas. Salah satu tips yaitu klik semua sekolah dalam zona dan memanfaatkan peluang di prestasi luar zona.

Akhirnya Harina ikhlas anak pertama akan disekolahkan di sekolah swasta dan anak keduanya tetap akan diusahakan negeri jika memang masih ada peluang hingga akhir pendaftaran pada 5 Juli mendatang.

“Dengan informasi timnya (dinas pendidikan) ada potensi lain dengan mengejar celah ke SMA Negeri, misal geser ke prestasi, hal seperti ini tidak dijelaskan sebelumnya,” ujarnya.

Dalam pantauan PPDB itu Ganjar juga mensimulasikan keluhan yang datang dari Solo via telepon untuk mencari jalan keluar. Bahkan ada juga seorang ayah yang datang karena khawatir belum mendapat penjelasan lengkap soal PPDB, padahal anaknya sangat berpeluang masuk ke SMA N 2 Semarang karena jarak kelurahan dan sekolahan hanya 0,9 kilometer.

Menanggapi keluhan langsung para orangtua itu, Ganjar pun mengimbau jika ada yang belum dipahami bisa menghubungi posko terdekat. Karena ada peluang-peluang yang ternyata belum terbaca masyarakat.

“Mungkin urut-urutan ini tidak terbaca masyarakat. Kami beri nomor telepon maka telpon agar dijelaskan,” kata Ganjar.

Pengaduan bisa dilakukan di masing-masing sekolah, kantor dinas pendidikan, atau nomor telepon 024-86041265. Untuk diketahui, pendaftaran SMA dan SMK Negeri di Jateng berlangsung hingga tanggal 5 Juli dan diumumkan tanggal 9 Juli.

 

sumber : https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-4607406/ganjar-layani-keluhan-orangtua-soal-ppdb-online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *